PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL,KEPEMILIKAN INSTITUSSIONAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR LOGAM DAN SEJENISNYA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021

Main Article Content

Mia Astuti
Agustina Marzuki
Ahmad Muhammad Ridho
Candra Nopen
Sazili Sazili

Abstract

Kebijakan hutang merupakan kebijakan pendanaan perusahaan mengenai penambahan atau pengurangan hutang perusahaan yang diambil oleh pihak manajemen dalam rangka memperoleh sumber pembiayaan bagi perusahaan sehingga dapat digunakan untuk membiayai aktivitas operasional perusahaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan hutang dalam penelitian ini adalah kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dan analisis deskriptif. Teknik sampel menggunakan sampling purposive, jumlah populasi adalah 17 perusahaan sub sektor logam dan sejenisnya di BEI periode 2017-2021, sehingga sampel penelitian yang memenuhi kriteria sebanyak 6 perusahaan. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan sedangkan alat analisis data adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 26.0. Penelitian ini memiliki hasil yang menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan manajerial dan profitabilitas berpengaruh negatif terhadap kebijakan hutang sedangkan kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap kebijakan hutang. Hasil nilai koefisien determinasi sebesar 60,5% yang menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan profitabilitas berpengaruh terhadap kebijakan hutang, sisanya 39,5% dipengaruhi variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

Article Details

Section
Articles

References

Adnin, M., & Triyonowati. (2021). Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Profitabilitas, Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Kebijakan Hutang. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen, 10(6), 117.
Hardiningsih, P., & Oktaviani, R. M. (2012). Determinan kebijakan hutang (dalam agency theory dan pecking order theory). Dinamika Akuntansi, Keuangan Dan Perbankan Universitas Stikubank, 1(1), 1124.
Indonesian Stock Exchange. (2022). Data DER Perusahaan Sub Sektor Logam dan Sejenisnya Periode 2017-2021.(www.idx.co.id).
Indonesian Stock Exchange. (2022). Data Hutang Perusahaan Sub Sektor Logam dan Sejenisnya Periode 2017-2021. (www.idx.co.id).
Kasmir. (2019). Analisis Laporan Keuangan (ed revisi). PT Rajagrafindo Persada.
Munawir, D. S. (2014). analisis laporan keuangan (edisi 4). liberty.
Sudana, I. M. (2011). manajemen keuangan perusahaan teori dan praktik ( nivietha I. Sallama (ed.)). penerbit erlangga.
Sugiyono. (2018). METODE PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF, DAN R&D (M. Dr.Ir. sutopo, S.Pd (ed.); EDISI 2). alfabeta,cv.
Wulandari, O. D., Wijaya, A., & Siddi, P. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Hutang. Tirtayasa Ekonomika, 15(1),119.https://doi.org/10.35448/jte.v15i1.7952
Yanti, C. A. (2019). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Hutang Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei. Jurnal Paradigma Akuntansi, 1(2), 335.
https://doi.org/10.24912/jpa.v1i2.5001